Senin, 17 Februari 2020

Begini Budidaya Ikan Mas agar Mendatangkan Untung Besar




Begini Budidaya Ikan Mas agar mendatangkan Untung Besar – Salah satu jenis ikan air tawar yang kerap dijadikan lauk dan banyak penggemarnya adalah ikan mas. Kandungan gizi serta manfaatnya yang cukup besar, membuat ikan ini tetap dicari meskipun terkadang agak sulit mengonsumsinya. Ikan dengan duri-duri halus di hampir semua permukaan dagingnya memang menjadi ciri khasnya. Banyak olahan yang berbahan dasar ikan ini sehingga Anda bisa menikmatinya dengan cara yang beragam.

Untuk Anda yang tertarik memulai bisnis dengan ikan yang sudah dibudidayakan sejak tahun 1920-an ini. Rasanya tidak perlu berpikir panjang, karena dengan penanganan yang tepat tentunya akan memberikan keuntungan dalam waktu yang cukup singkat. Dan berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika tertarik membudidayakannya.

Kolam


Menyiapkan kolam merupakan hal yang paling vital. Sebelum menaruh bibit di kolam, pastikan kolam sudah bersih. Terutama dari parasit atau penyakit lainnya yang bisa menyerang ikan mas. Karena itu, hal pertama yang harus Anda lakukan untuk memulai budidaya ikan mas adalah melakukan pengeringan secara langsung dengan panas matahari, pada kolam yang akan digunakan setidaknya satu hari penuh untuk kolam semen atau 5 hingga 7 hari untuk jenis kolam tanah.

Setelah itu, Anda bisa menambahkan pupuk baik itu organik atau kandang yang ditebar diseluruh permukaan kolam. Tujuannya adalah agar plankton bisa hidup di sana dan kelak akan menjadi makanan alami untuk ikan itu sendiri. Selanjutnya, isi kolam dengan air setinggi kurang lebih 15 cm kemudian tunggu hingga beberapa hari hingga air berubaha menjadi hijau, sebagai pertanda bahwa plaktin dan ganggang sudah tumbuh. Baru kemudian isi kolam hingga ketinggiannya 120 cm.

Bibit


Budidaya ikan mas dilanjutkan dengan menebar bibit ke dalam kolam yang telah disiapkan. Sebaiknya Anda menaruh 20 ekor setiap satu meter persegi. Pilihlah bibit unggul untuk menghindari kegagalan. Adapun ciri-ciri umum yang biasa ditemui pada bibit yang unggul adalah, gerakannya yang lincah, berkulit mulus tanpa jamur ataupun luka. Selain itu, biasanya nafsu makannya baik dan indukannya memiliki sertifikat.

Proses pemindahan benih sebaiknya menggunakan wadah secara perlahan, karena memindahkannya secara langsung, hanya akan membuat benih menjadi stress dan menyebabkan gagal panen.

Pakan


Proses selanjutnya yang harus Anda perhatikan dalam budidaya ikan mas adalah pemberian pakan yang tepat. Jumlahnya juga sebaiknya disesuaikan dengan ukuran ikan atau sekitar 3%-5% dari berat ikan. Pastikan pakan diberikan setiap pagi, siang dan sore hari. Untuk meningkatkan nafsu makan ikan, sebaiknya Anda menggunakan suplemen atau vitamin yang dicampur dalam pakan.

Pastikan Anda rutin melakukan pengecekan terhadap ikan-ikan yang berada di kolam. Setidaknya satu kali dalam dua minggu karena yang dikhawatirkan, ikan terkena penyakit atau parasit. Proses ini juga sekaligus untuk menimbang tubuh ikan. Anda juga dapat memberikan umpan ikan mas jitu kepada ikan mas peliharaan Anda.

Panen

Dan ini adalah hasil akhir yang tentunya sangat diharapkan pada saat budidaya ikan mas berlangsung, yaitu musim panen. Masa terbaik untuk panen ikan ini adalah 6 hingga 8 bulan sejak benih ditebar di kolam. Di mana ukuran standar untuk ikan pada umur tersebut seharusnya 300-400 gram per ekornya. Cara memanen biasanya dilakukan dengan menyurutkan air kolam terlebih dahulu, baru kemudian ikan dijaring dan dipindahkan ke penampungan.

Itulah cara budidaya ikan mas agar Anda bisa memulai meraup keuntungan. Untuk budidaya ikan ini sebenarnya Anda bisa menggunakan beberapa cara, yaitu menggunakan kolam biasa baik kolam semen atau kolam tanah, atau juga membuat kolam buatan yang juga biasa disebut dengan kolam terpal.


EmoticonEmoticon